Minggu, 30 Januari 2011
On any days...
clear sky or raining that same smile emerges on your face
Even when my memories of you fade away
I would search through my mind again
And on days when you came back to life in my memories
tears flow endlessly
Wishing to the stars to be with you again
this has become my new habit
When I look up to the sky during sunset
I’m searching for you in my mind
Whenever l’m feeling sad or happy
I recall that smile
If you can see me from where you are now
Then I will go on with my life believing we can meet again someday
I’ll be lonely
i’ll be missing you
seiring waktu terbunuh, seiring
terbukanya kenangan
seketika mata dan hatiku tersadar
terbuka kembali kisah di jurang
masa lalu yang terdalam
meski terkubur oleh luka dan air
mata yang tak terkira
ku coba untuk tegar, mengangkat
kepala ini
menatap kenyataan yang bisa
membunuhku
menatap senyuman yang mematikan
tapi aku harus bisa!
sementara dingin ini menghantam
hati
membelah perih menjadi
kepingan-kepingan luka
tak tersisa... tak tersisa...!
hamba tuhan berhadapan dengan hamba
tuhan
tapi apa daya saat kesempurnaan
mendewa
hanya tangis
hanya sesal
hanya perih tergenggam pisau yang
tertancap di jiwa
tak mungkin ku sanggup lama membuka
mata
diri ini bukan seorang pengecut
yang takut menderita karena cinta
tak perlu ku berpaling walau
sejenak
ini bukan tentang harga diri atau
ambisi
ini tentang perjuangan atas nama
cinta
yang hanya akan kumiliki nanti
tak mudah tersadar akan arti sebuah
pengorbanan
tak cukup sepenggal hati
dipertaruhkan
menyebut namamu saja tak ternilai
berharga
dalam diam penantian tak terbatas
waktu
ku katakan padamu
ini belum berakhir..
semua sedang terjadi
aku, kamu, dia, dan mereka
masih ada di dalam kisah ini..
Begitu banyak kisah yang datang silih berganti
Tak henti mewarnai setiap jejak langkahmu
Begitupun adanya kepingan makna dirimu
Yang terserak diantara lembaran kisah hidupmu
Dan kini kau terjebak ditengah riuh dunia
Terhimpit diantara hitam putih kehidupan
Sementara sang waktu, tak akan mau menunggu
Seiring denyut hidup, ia kan terus berdetak
Saat langkahmu terhenti dan gelap
Menyelimuti hatimu,
Sebaiknya kini engkau mulai berenang
Sebelum kau terhanyut deras arus kehidupan
Dan jangan pernah merasa inilah akhir dunia
Seolah tak ada lagi jalan untuk kembali
Saat jiwamu meredup
Saat kegelapan menyelimutimu
Sisakan satu ruang untuk bercermin
Dan dengarkan mata hatimu berkata
Jangan pernah berhenti mengejar semua mimpimu
Karena ini bukanlah sebuah akhir dunia dan hidupmu
Bukanlah akhir dunia dan hidupmu!
Langganan:
Postingan (Atom)


