Minggu, 30 Januari 2011
seiring waktu terbunuh, seiring
terbukanya kenangan
seketika mata dan hatiku tersadar
terbuka kembali kisah di jurang
masa lalu yang terdalam
meski terkubur oleh luka dan air
mata yang tak terkira
ku coba untuk tegar, mengangkat
kepala ini
menatap kenyataan yang bisa
membunuhku
menatap senyuman yang mematikan
tapi aku harus bisa!
sementara dingin ini menghantam
hati
membelah perih menjadi
kepingan-kepingan luka
tak tersisa... tak tersisa...!
hamba tuhan berhadapan dengan hamba
tuhan
tapi apa daya saat kesempurnaan
mendewa
hanya tangis
hanya sesal
hanya perih tergenggam pisau yang
tertancap di jiwa
tak mungkin ku sanggup lama membuka
mata
diri ini bukan seorang pengecut
yang takut menderita karena cinta
tak perlu ku berpaling walau
sejenak
ini bukan tentang harga diri atau
ambisi
ini tentang perjuangan atas nama
cinta
yang hanya akan kumiliki nanti
tak mudah tersadar akan arti sebuah
pengorbanan
tak cukup sepenggal hati
dipertaruhkan
menyebut namamu saja tak ternilai
berharga
dalam diam penantian tak terbatas
waktu
ku katakan padamu
ini belum berakhir..
semua sedang terjadi
aku, kamu, dia, dan mereka
masih ada di dalam kisah ini..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

ckup bagus kata2nya...
BalasHapusmungkin bisa dkembangkan lg...
xixixixi =)